Apa Itu SUTET? Berikut Penjelasan Lengkap Fungsi Hingga Cara Kerjanya

Diposting pada

Listrik menjadi salah satu sumber energi penting untuk kehidupan manusia, pasalnya di era modern seperti saat ini segala aktivitas serta peralatan banyak yang memanfaatkan listrik mulai dari penerangan di rumah hingga untuk keperluan industri seperti menjalankan mesin. Karena itu diperlukan suatu saluran atau transmisi tenaga listrik yang umumnya disebut dengan SUTET. Apa itu SUTET?

Istilah SUTET pasti tidak asing di telinga, bahkan keberadaannya mudah sekali ditemukan di pinggir-pinggir jalan saat Anda bepergian jauh. Namun tahukah Anda apa sebenarnya fungsi dari benda tersebut, apakah berbahaya bagi kesehatan warga di sekitarnya? Berikut penjelasan lengkapnya yang harus diketahui.

Apa itu SUTET?

Apa itu SUTET

SUTET adalah singkatan dari Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi. Merupakan saluran tenaga listrik yang memerlukan kawat telanjang atau konduktor di udara bertegangan nominal di atas angka 230 kV dan umumnya berada di rentang 500 kV, yang sesuai dengan standar pada bidang ketenagalistrikan.

Tujuan utama dari penggunaan rentang tegangan tinggi karena tegangan serta sistem distribusi listrik di Indonesia sangat luas. Selain itu dapat juga digunakan untuk meminimalisir drop tegangan penyaluran tenaga listrik jarak jauh, karena bisa menimbulkan permasalahan apabila tegangannya tidak berada di rentang yang tinggi.

Fungsi SUTET

Fungsi SUTET adalah untuk mendistribusikan atau menyalurkan energi listrik jarak jauh dari gardu pusat ke gardu lainnya. Berikut penjelasannya.

Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 200 kV hingga 500 kV

Fungsinya secara umum berkaitan dengan saluran transmisi yang ada di Indonesia dengan kapasitas 500 kV. Tujuan dari sistem ini adalah agar drop tegangan dari nampang kawat dapat direduksi secara optimal.

Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 30 kV hingga 150 kV

Untuk saluran ini memiliki tegangan operasi 30 kV sampai 150 kV. Konfigurasi jaringan untuk transmisi ini adalah double atau single sirkuit, dimana untuk satu sirkuit memiliki tiga phasa tiga kawat.

Saluran Kabel Tegangan Tinggi (SKTT) 30 kV hingga 150 kV

Untuk saluran transmisi jenis ini, termasuk dalam saluran kabel bawah tanah dimana menyalurkan energi listrik melalui kabel yang diletakkan di bawah tanah. Pemasangan kabel jenis ini umumnya berada di kawasan perkotaan, karena cenderung lebih rapi serta tidak mengganggu kenyamanan.

Komponen Utama SUTET

Komponen utamanya mulai dari menara transmisi, isolator, kabel konduktor, pentanahan tower, hingga kawat tanah. Berikut penjelasan lengkapnya.

Menara Transmisi

Tiang SUTET merupakan struktur baja dengan ketinggian hingga mencapai 50 meter serta berfungsi sebagai menara penyangga. Menara ini menyangga beberapa kabel konduktor guna mengalirkan listrik bertegangan ekstra tinggi agar dapat menjauh dari permukaan tanah. Penggunaan menara lebih populer karena cara perawatan serta biayanya lebih mudah dan terjangkau dibandingkan dengan saluran listrik bawah tanah.

Isolator

Isolator dalam sistem transmisi SUTET merupakan komponen yang digunakan untuk menghambat aliran listrik dari konduktor menuju menara transmisi. Alat terbuat dari bahan kaca atau polimer, karena bersifat sebagai panahan arus hingga ratusan ribu amper.

Komponen ini pada dasarnya adalah bahan yang valensi elektronnya terikat kuat pada atomnya. Selain itu tak hanya berfungsi sebagai penghambat, isolator yang ada di menara transmisi juga berguna sebagai penyangga kabel transmisi sebelum akhirnya bersentuhan dengan menara transmisi. Isolator juga biasa ditemukan pada sistem gardu listrik.

Kabel Konduktor

Benda ini digunakan sebagai media penyaluran energi listrik yang berasal dari pembangkit atau sumbernya kepada konsumen. Kabel konduktor untuk keperluan SUTET di Indonesia umumnya menggunakan jenis Alumunium Alloy Conductor Steel Reinforced atau Alumunium Conductor Alloy Reinforced.

Mengapa menggunakan kedua material tersebut? Karena kedua jenis bahan tersebut konduktivitasnya tinggi hingga 60 persen, spesifikasi kekuatan tariknya juga terbilang tinggi sehingga tidak akan mudah patah. Tak heran jika bahan tersebut memiliki ketahanan yang baik terhadap cuaca atau lingkungan luar.

Pentanahan Tower

Pentanahan tower merupakan alat pembuat sistem transmisi dimana berfungsi meneruskan arus dari badan menara menuju ke tanah. Komponen tersebut dibuat berdasarkan kualifikasi yang ditentukan, sementara kualifikasi pentanahan tower merupakan nilai pentanahan tower kecil agar tidak menghasilkan tegangan tinggi yang berpotensi mengganggu sistem.

Apabila penyaluran listrik berada pada angka 70 kV, maka maksimal tegangan listriknya adalah 5 Ohm. Apabila sistem berada pada angka 150 kV, maka maksimal tegangannya adalah 10 Ohm.

Jenis pentanahan terdiri dari beberapa macam, sebut saja electroda plat dan electroda bar. Electroda plat merupakan logam yang ditanam di dalam tanah secara vertikal atau horizontal. Sementara electroda bar merupakan rel logam yang ada di dalam tanah, penggunaannya dapat meredam nilai tahan menjadi lebih rendah.

Kawat Tanah

Menara listrik tidak bisa berdiri tanpa pengaman. Tanah atau earth wire merupakan media untuk melindungi kawat fasa dari gangguan petir, dan terpasang di sisi atas kawat fasa karena petir dapat berdampak meningkatkan ancaman kebakaran.

Bagaimana cara menghantarkan sambaran petir ke tanah? Tension clamp yang ada di tower suspension memiliki kawat jumper, sehingga apabila petir menyambar tension clamp nantinya akan terbuang ke tanah.

Cara Kerja SUTET

Jelaskan tahapan tahapan distribusi energi listrik. Untuk proses transmisi listrik, memungkinkan terjadinya pendistribusian listrik dari pusat dimana terdapat simpanan batu bara serta sungai sebagai penyuplai. Semakin panjang kabelnya, maka semakin besar pula hambatannya sehingga banyak energi terbuang.

Proses pendistribusian listrik harus dilakukan secara aman dan efisien. Daya tahan listrik sebelum akhirnya tiba ke rumah-rumah masyarakat wajib melewati saluran udara dengan tegangan lebih kecil.

Apa Bahaya Tinggal Dekat dengan SUTET?

SUTET memancarkan radiasi elektromagnetik, sehingga bisa berpotensi mengganggu kesehatan manusia yang berada di sekitarnya. Radiasi tersebut bahkan mampu meningkatkan risiko seseorang terkena kanker serta leukimia.

Selain itu medan elektromagnetik dari SUTET memiliki tegangan 500 kV, sehingga berdampak menimbulkan gejala hipersensitivitas atau lebih dikenal sebagai electrical sensitivity contohnya rasa lelah, pusing, serta tidak enak badan.

Tak hanya itu, radiasinya pun dapat memengaruhi produksi hormon melatonin dimana berperan dalam regulasi tidur. Untuk itu ada baiknya untuk menjaga jarak aman, hindari tinggal dengan jarak terlalu dekat dengan menara. Jangan masuk ke area yang telah dipagari, guna menghindari paparan radiasi tinggi.

Namun apabila sudah terlanjur tinggal di daerah dekat dengan menara SUTET, ada baiknya untuk menghindari aktivitas di luar rumah terlebih pada malam hari pada jam 5 sore hingga 10 malam. Pasalnya pada jam tersebut arus listrik sedang berada pada titik puncak. Anda juga dapat memanfaatkan perisai elektromagnetik guna mengurangi paparan radiasi elektromagnetik.

Listrik menjadi unsur yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia mulai dari rumah tangga di pedesaan, perkotaan, bahkan hingga kebutuhan industri. Karena itu SUTET berfungsi untuk menyalurkan atau mendistribusikan listrik dari pusat ke gardu lainnya secara lebih efisien.

Selain itu apabila saat ini Anda tinggal di area dekat dengan SUTET lalu mengalami keluhan kesehatan, tak perlu ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan pengobatan yang sesuai.