Biaya Bangun Rumah Minimalis Berapa? Ini Penjelasannya

Diposting pada

Biaya bangun rumah minimalis bisa diperhitungkan tergantung kepada desain, material, dan juga luasan yang Anda inginkan. Semuanya ini bisa murah atau mahal tergantung kepada 3 hal tersebut. Untuk bisa membuat rumah semakin baik, Anda harus mengetahui tip untuk membangunnya.

Pertama, penting untuk mengetahui desain yang dibutuhkan sebelum membangun rumah. Rencanakan ruang-ruang yang ingin dibuat dalam luas lahan tertentu. Jika Anda kurang memahaminya, mungkin bisa mencari jasa profesional seperti arsitek untuk bisa mendesain.

Anda tinggal memberikan gambaran tentang rumah yang ingin dibuat, dan akhirnya akan mendapatkan beberapa desain. Arsitek juga bisa langsung memberikan gambaran tentang harga, maka dari itu Anda tidak perlu kesulitan untuk membuat rumah ini.

Langkah-Langkah yang harus Dilakukan Sebelum Menghitung Biaya Bangun Rumah Minimalis

Sebenarnya ada beberapa faktor penting yang akan sangat mempengaruhi rumah yang akan Anda buat. Misalnya saja luasan lahan, material yang akan digunakan, selanjutnya juga berhubungan dengan desain rumah yang dipilih.

Untuk itu dalam membangun rumah memerlukan beberapa faktor penting yang harus Anda perhatikan lebih lanjut. Adapun beberapa faktor yang harus diperhatikan misalnya saja sebagai berikut.

1. Perhatikan Luas Lahan yang Dimiliki

Perhatikan Luas Lahan yang Dimiliki

Sebelum memiliki rumah, maka Anda harus memperhatikan kepemilikan lahan yang ada. Sehingga, bisa mengetahui luasannya terlebih dahulu, dan menentukan Langkah selanjutnya. Berapapun luasan lahan yang Anda miliki, tetap bisa digunakan untuk membuat rumah minimalis.

Hanya saja, harus diperhitungkan luasannya sehingga masuk akal dan bisa didesain dengan baik. Baik itu dari segi penghawaan, pencahayaan, dan juga berbagai faktor lainnya yang berhubungan dengan luasan lahan.

2. Desain Susunan Ruang Atau Denah yang Dibutuhkan

Selanjutnya adalah menentukan organisasi ruang atau denah yang dibutuhkan. Anda bisa membuat denah ruangan dengan menggunakan beberapa aplikasi, atau bahkan melakukan coretan-coretan kecil di kertas. Dalam membuat denah, biasanya dibantu oleh seorang arsitek.

Sebenarnya Anda juga bisa membuatnya sendiri yaitu dengan memperhatikan beberapa tips berikut ini. Pertama, perhatikan ruangan yang dibutuhkan. Misalnya dalam sebuah rumah membutuhkan ruang tidur, ruang tamu, dapur, dan beberapa ruang lainnya.

Apabila pemilik memiliki kebutuhan ruangan yang khusus maka dapat disediakan langsung. Perhatikan juga alur sirkulasi orang yang ada di dalam ruangan, kedekatan ruang yang satu dengan lainnya, sifat publik dan juga privat nya ruangan.

Untuk itulah penyusunan desain ini sangat dibutuhkan untuk mendapatkan kualifikasi ruangan yang baik. Penting untuk melihat penghawaan dan pencahayaan alami yang masuk ke dalam ruangan. Untuk itulah, susunan ruang atau denah penting untuk Anda perhatikan.

3. Hitung Kebutuhan Rancangan Biaya yang Akan Digunakan

Selanjutnya, setelah mendapatkan denah atau ruangan yang dibutuhkan, tentunya Anda akan juga menggambar tampak termasuk juga spesifikasi ruangan yang dibutuhkan. Untuk itulah Anda bisa membuat perhitungan biayanya menyesuaikan dengan spesifikasi tersebut.

Biasanya perhitungan biaya dimulai dari biaya pondasi, biaya dinding, biaya atap, dan detail yang lainnya. Anda bisa mendapatkan berbagai jenis biaya tambahan termasuk juga biaya tukang, dan pengerjaannya. Besaran biaya biasanya tergantung kepada jenis material yang digunakan.

Selain itu juga tentunya luasan bangunan, karena secara logika semakin luas bangunan yang dibuat maka akan menghabiskan biaya lebih banyak. Belum lagi beberapa kebutuhan rancangan lainnya yang memerlukan biaya bangun rumah minimalis.

4. Beli Material dan Juga Temukan Pekerja yang Membangun

Setelah mendapatkan biaya, maka Anda bisa setuju dengan biaya tersebut, atau mengurangi biayanya misalnya dengan mengurangi luasan atau spesifikasi materialnya. Untuk itu setelah setuju, Anda bisa membeli material yang cocok dengan budget.

Selanjutnya adalah melakukan drop material dari toko ke lokasi. Anda juga harus mendapatkan pekerja yang membangun rumah tersebut sehingga bisa cepat dieksekusi dan langsung terbangun sesuai dengan keinginan.

5. Periksa Budget yang Dimiliki

Anda bisa membuat rumah dengan spesifikasi paling mewah dan bagus sekalipun, tetap harus memperhitungkan budget ataupun kemampuan yang dimiliki. Sesuaikan budget dengan desain yang diinginkan sehingga tidak menyusahkan Anda jika ingin membangun rumah.

Maka dari itu, penting untuk mengetahui taksiran dan juga kisaran harga dalam membangun atau membeli rumah. Perhatikan kemampuan finansial lebih baik, apakah mampu membeli material, desain, dan lain sebagainya.

Menghitung Biaya Bangun Rumah Minimalis

Membangun rumah memang tidak semudah yang dipikirkan. Ada pepatah, membangun satu rumah seperti membuat Anda lebih tua 10 tahun. Emang untuk membangun, dibutuhkan kesabaran, keteladanan, dan juga modal yang cukup.

Untuk itulah, banyak orang yang akhirnya memilih membeli rumah sudah jadi seperti misalnya BTN atau perumahan. Mereka tidak perlu repot untuk mengawasi pembangunan, membeli bahan, dan lain sebagainya. Semuanya diserahkan ke professional.

Apabila Anda ingin membuat rumah sendiri, maka ada beberapa cara untuk menghitung biaya bangun rumah ini. Cara untuk menghitungnya bisa Anda lihat dengan klasifikasi dan contoh berikut.

1. Menghitung Biaya Rumah Minimalis Type 21/60

Ini artinya Anda memiliki luas lahan 60 m2 dan ingin membangun rumah minimalis type 21. Hal ini memungkinkan untuk dilakukan karena keterbatasan lahan dan juga material yang semakin mahal terutama di wilayah perkotaan.

Selain itu, tip ini juga sudah cukup untuk keluarga kecil dengan 2 anak misalnya. Perhitungannya adalah hitung luas tanah per meter persegi di suatu daerah. Misal di pinggiran Jakarta seperti Depok, harga tanah per meter perseginya adalah Rp. 2.000.000/m2.

Dari angka ini, perhitungan luas tanahnya adalah Rp. 2.000.000 x 60 m2. Jadi total harga tanahnya adalah Rp. 120 juta dalam 60 m2 lahan. Selanjutnya yang perlu diperhatikan adalah biaya yang dikeluarkan untuk material dan tenaga kerja.

Anda juga bisa menggunakan sistem borongan dan juga harian. Misalkan menggunakan sistem Borongan penuh tenaga kerja dan juga material Rp. 3.000.000/m2 dengan desain yang sudah disepakati. Maka dari itu, biaya bangunan dan juga upah tenaga kerjanya adalah Rp. 3.000.000 x 21 m2 menghasilkan Rp. 63.000.000.000.

Apabila Anda ingin membangun rumah dengan luasan 21/60 termasuk membeli lahan dan juga membangunnya, maka harga yang dibutuhkan adalah Rp. 120.000.000 ditambahkan dengan Rp. 63.000.000 maka hasilnya adalah Rp. 183.000.000.

2. Menghitung Biaya Rumah Minimalis Dengan Harga Satuan Pekerjaan

Biasanya hal ini dilakukan dengan kontraktor atau professional harena menggunakan tabel satuan analisa pekerjaan yang dibuat oleh Kementerian Pekerjaan Umum. Untuk itulah harus menggunakan perhitungan yang dibuatnya.

Selain itu juga menggunakan beberapa rumus perhitungan volume yang rumit dilakukan oleh orang awam. Biasanya hal ini dilakukan oleh professional.

Membangun rumah memang membutuhkan ketelatenan yang baik dan juga kesabaran. Sebenarnya hal ini bisa dilakukan oleh semua orang baik itu membangun sendiri atau menggunakan jasa professional. Perhitungan anggaran dan juga biaya yang tepat untuk membangunnya.

Biaya bangun rumah minimalis sebenarnya tidak mahal, hanya saja harus mengetahui komponen-komponen yang dihitung, penggunaan dan juga pemilihan material yang tepat. Untuk itulah diperlukan ahli untuk menghitungnya, atau menggunakan estimasi perkiraan harga per meternya.