Cara Membuat Artikel Ilmiah dengan Mudah

Diposting pada

Bagaimana cara membuat artikel ilmiah? Jika kamu ingin membuat artikel ilmiah namun tikad tahu caranya, silahkan simak penjelasan berikut ini sampai selesai.

Artikel ilmiah merupakan sebuah artikel ilmiah yang berupa ulasan atau artikel penelitian. Biasanya artikel ini merupakan bentuk laporan hasil penelitian yang dipublikasikan dalam bentuk jurnal.

Cara membuat artikel ini tentunya harus sesuai dengan kaidah yang berlaku. Biasanya cara membuat artikel ini disusun secara sisetamatis seperti karya ilmiah.

Penulisan ilmiah yang baik umumnya mengikuti format tertentu dengan bagian-bagian utama. Selain itu cara membuat artikel ilmiah yang benar akan membantu masyarakat memahami hasil penelitian dengan baik dan mudah.

cara membuat artikel ilmiah 2

Lalu bagaimana cara membuat artikel ilmiah yang benar? Nah kali ini Ilmuteknik akan membantu kamu dalam membuatnya.

Cara Membuat Artikel Ilmiah

Artikel ilmiah membedakan diri dari artikel populer dengan memiliki struktur yang terstruktur dan sistematis.

Salah satu langkah awal dalam proses pembuatan artikel ilmiah adalah memahami susunan yang tepat. Secara umum, susunan penulisan artikel ilmiah memiliki kesamaan yang mencolok satu sama lain.

Perbedaan umumnya terletak pada organisasi bab-bab yang dimuat. Oleh karena itu, penting untuk memahami pedoman dan struktur yang sesuai dengan kebijakan institusi atau penerbit artikel.

Secara umum, berikut adalah susunan yang dapat diikuti untuk menciptakan artikel ilmiah yang baik:

  • Judul
  • Abstrak atau Ringkasan
  • Pendahuluan
  • Metode
  • Hasil Penelitian
  • Diskusi
  • Kesimpulan dan Saran
  • Ucapan Terima Kasih (jika relevan)
  • Daftar Pustaka

Setelah mengetahui susunan yang tepat untuk membuat artikel ilmiah, berikut beberapa cara yang bisa kamu ikuti untuk membuatnya secara benar.

1. Menyiapkan gambar dan tabel

Penggunaan ilustrasi, seperti gambar dan tabel, membuktikan menjadi metode yang sangat efisien dalam menyajikan hasil penelitian.

Secara umum, tabel dapat menyajikan data hasil eksperimen secara langsung, sementara angka sering digunakan untuk membandingkan hasil eksperimen dengan penelitian sebelumnya atau nilai yang dihitung secara teoretis.

Jika diperlukan, penambahan foto, grafik, dan histogram juga dapat memperkaya presentasi hasil penelitian.

2. Menulis Metode

Bagian ini memberikan penjelasan mengenai pendekatan yang digunakan dalam mengkaji masalah yang diajukan.

Apabila karya ilmiah mengusulkan metode baru, penting untuk menyajikan informasi secara terperinci agar pembaca yang memiliki pemahaman mendalam dapat melakukan reproduksi eksperimen tersebut.

Meskipun demikian, sebaiknya hindari pengulangan detail metode yang sudah ada; gunakan referensi dan literatur pendukung untuk merujuk pada prosedur yang telah diterbitkan sebelumnya.

Sebuah ringkasan yang luas atau referensi kunci sudah cukup untuk memberikan gambaran umum mengenai pendekatan yang diambil.

3. Menulis Hasil

Langkah selanjutnya adalah menyusun bagian hasil. Bagian ini memberikan jawaban pada pertanyaan, “Apa yang telah Anda temukan?” Oleh karena itu, hanya hasil penelitian yang paling representatif yang seharusnya disajikan di sini.

Hasil yang dipilih harus memiliki relevansi dan signifikansi yang langsung terkait dengan diskusi yang akan dilakukan nantinya.

4. Menulis Diskusi

Sekarang saatnya merespons dan memberikan makna pada hasil yang telah ditemukan. Meskipun bagian ini mungkin terasa mudah untuk ditulis, sebenarnya ini adalah tahap yang paling sulit untuk diperbaiki, karena Diskusi menjadi inti dari suatu artikel.

Di sinilah penulis memiliki kesempatan untuk menginterpretasikan dan mengkomunikasikan signifikansi temuan mereka. Perlu diingat bahwa banyak artikel ditolak karena kualitas Diskusi yang kurang memadai.

Dalam menyusun Diskusi, penting untuk menjaga keterkaitan dengan hasil tanpa mengulanginya secara harfiah.

Sebaiknya, hasil tersebut diintegrasikan ke dalam konteks yang lebih luas dan dibandingkan dengan temuan-temuan yang telah dipublikasikan oleh peneliti lain. Dalam membandingkan hasil, hindari pernyataan yang melebihi batas dukungan dari temuan yang ada.

5. Menulis Kesimpulan yang Jelas

Langkah-langkah dalam menulis artikel ilmiah ini menggambarkan kemajuan pekerjaan dan kontribusinya terhadap pengetahuan saat ini dalam bidang tertentu.

Beberapa jurnal mungkin memandangnya sebagai bagian terpisah, sedangkan jurnal lain memasukkannya sebagai paragraf penutup dalam bagian Diskusi.

Meskipun demikian, tanpa memiliki sebuah kesimpulan yang jelas, pengulas dan pembaca akan menghadapi kesulitan dalam mengevaluasi karya tersebut dan menentukan apakah pantas untuk dipublikasikan di jurnal.

6. Menulis Abstrak

Abstrak berfungsi sebagai pengantar singkat yang memberitahu calon pembaca tentang tujuan penelitian, kegiatan yang dilakukan, dan temuan penting yang ditemukan.

Sebagai bagian dari iklan untuk artikel, abstrak bersama dengan judul seharusnya mampu menarik perhatian pembaca potensial tanpa harus membaca keseluruhan artikel.

Oleh karena itu, penting untuk menjadikan abstrak ini menarik, mudah dipahami, dan bebas dari penggunaan jargon, singkatan, serta referensi yang tidak umum.

7. Tulis Ucapan Terima Kasih

Bagian ini merupakan ruang untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada individu atau pihak yang telah memberikan kontribusi pada naskah, meskipun belum sampai pada tingkat yang membenarkan kepengarangan.

Ini mencakup bantuan teknis, dukungan dalam proses penulisan, dan kontribusi dalam tahap koreksi atau penyuntingan.

8. Tulis Referensi

Langkah terakhir dalam menyusun artikel ilmiah adalah menyusun daftar pustaka. Secara umum, terdapat lebih banyak potensi kesalahan dalam hal referensi daripada di bagian lain naskah.

 

Masalah ini seringkali menjadi sumber kekhawatiran dan menyebabkan kebingungan di kalangan editor. Saat ini, menghindari kesalahan dalam daftar pustaka lebih mudah karena tersedia banyak alat bantu yang dapat dimanfaatkan.

Itulah penjelasan mengenai cara membuat artikel ilmiah. Dengan mengikuti langkah-langkah diatas kamu bisa dengan mudah membuat artikel ilmiah.