ILMU TEKNIK : 14 Tipe Stopkontak dan Colokan Listrik di Seluruh Dunia

Apa rencana anda setelah pandemi covid-19 ini selesai? Jika salah satunya berlibur ke luar negeri pastikan anda mengetahui tentang jenis-jenis stopkontak yang digunakan di setiap negara. Pastinya anda tidak mau gadget atau barang elektronik anda sampai mati donk?
Oleh karena itu kali ini ILMUTEKNIK.ID akan membahas mengenai macam-macam tipe stopkontak yang ada di dunia, karena kurang lebih ada 14 jenis stopkontak yang digunakan diseluruh dunia. Perlu diingat juga bahwasannya tegangan listrik (voltase) yang digunakan di tiap negara berbeda.
1. Stopkontak tipe A
Ada sekitar 23 negara di dunia ini yang menggunakan stopkontak tipe A, dengan 2 lubang colokan yang bebentuk persegi panjang. Stopkontak tipe A merupakan stopkontak kelas II dengan standar 2 cabang paralel datar. Rata-rata menggunakan tegangan listrik 120 volt – 220 volt. Negara yang menggunakan stopkontak tipe ini adalah Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Kosta Rika, Kolombia, Meksiko, Kuba, Jamaika, Peru, Puerto Rico, Trinidad dan Tobago serta USA. Sementara di wilayah Asia ada China, Kamboja, Vietnam, Taiwan, Filipina, Thailand, Myanmar, Maldives, dan Jepang.
2. Stopkontak tipe B
Jenis stopkontak ini digunakan di 17 negara berbeda, memiliki bentuk yang sama dengan stopkontak tipe A, yaitu 2 buah persegi panjang. Namun pada stopkontak tipe B ini ditambahkan satu buah lubang berbentuk lingkaran pada tengah-tengahnya. Tipe ini umumnya digunakan pada voltase 100 volt – 230 volt.
Negara-negara yang menggunakan tipe ini yaitu Bahamas, Barbados, Bermuda, Kanada, Kosta Rika, Kolombia, Meksiko, Kuba, Jamaika, Peru, Puerto Rico, Trinidad dan Tobago serta USA. Sementara di Asia ada Thailand, Jepang, Taiwan dan Filipina.
3. Stopkontak tipe C

Tipe inilah yang digunakan di Indonesia, memiliki 2 buah lubang yang berbentuk lingkaran. Digunakan pada voltase 110 volt – 230 volt. Selain di Indonesia, Negara Argentina, Bangladesh, China, Chili, Maroko, Uraguay, Paraguay, India, Nepal dan Rusia menggunakan tipe ini juga.

  4. Stopkontak tipe D
Memiliki tiga lubang koneksi yang berbentuk lingkaran, 2 lubang koneksi memiliki ukuran yang sama sementara 1 buah lagi memiliki ukuran yang lebih besar dan digunakan untuk tegangan 220 volt dan 230 volt. Negara yang menggunakan tipe ini yaitu India, Nepal, Myanmar, Srilanka, Monaco, Makau, Hongkong, Butan dan Maldives.
5. Stopkontak tipe E 
Tipe E ini hampir sama dengan tipe D, yang membedakan hanyalah ukuran pinnya saja. Jika tipe D memiliki 2 buah lubang koneksi dengan ukuran sama dan 1 buah lubang koneksi yang berukuran lebih besar, maka tipe E ini memiliki 3 buah lubang koneksi yang berukuran sama. Tegangan yang digunakan yaitu 220 votl dan 230 volt.
Tipe ini banyak digunakan di negara-negara Benua Eropa antara lain Belgia, Ceko, Denmark, Prancis, Monaco, Polanida dan Slowakia. Negara di luar Benua Eropa yaitu Israel dan Etiopia.
6.  Stopkontak tipe F
Sama halnya dengan tipe – tipe lainnya, tipe F ini juga mirip dengan tipe C. Oleh karena itu di Indonesia pun menggunakan tipe ini juga. Sama halnya dengan tipe C namun ditambah dengan 2 klip landasan di kedua sisi steker yang berfungsi sebagai pengaman.
Selain digunakan di Indoneisa, stopkontak ini digunakan di Bhutan, Mesir, Israel, Peru, Makau, Rusia, Korea Selatan, Vietnam, Turki, Uruguay dan Thailand.
7. Stopkontak tipe G
Stopkontak ini memiliki lubang colokan yang berbentuk persegi panjang, berjumlah 3 buah dan membentuk segitiga sama kaki. Dipergunakan untuk voltase 220 volt, 230 volt dan 240 volt.
Dipergunakan di negara Bahrain, Bhutan, Bangladesh, Kamboja, Hongkong, Singapura, Brunai, Kenya, Makau, Maldives, dan Myanmar.
8. Stopkontak tipe H
Mimin rasa stopkontak tipe inilah yang paling sedikit digunakan di dunia, karena hanya dipergunakan secara ekslusif di Israel dan Palestina. 
9. Stopkontak tipe I
Lagi lagi memiliki lubang berpenampang persegi panjang dengan jumlah 3 buah, namun 2 lubang koneksi nya dibuat miring 30°, dan satu lubang di tengah dipergunakan sebagai grounding. Negara yang menggunakan tipe ini yaitu China, New Zealand, Fiji, Argentina dan Australia.
10. Stopkontak tipe J
Hanya sedikit negara yang menggunakan tipe ini, yaitu Swiss, Maldives dan Liechtenstein. Memiliki strukutur yang hampir sama dengan tipe I, namun jika tipe I berpenambang persegi panjang, maka tipe J ini berpenampang lingkaran.
11. Stopkontak tipe K

Tipe ini hanya digunakan di China, Denmark, Bangladesh dan Maldives.
12. Stopkontak tipe L
Stopkontak jenis ini bisa dibilang mirip dengan garpu, karena memiliki 3 buah lubang konsksi yang sejajar. Stopkontak jenis ini digunakan di Italia, Kuba, Etiopia, San Marino, Uruguay, Chili, Libya, Suriah dan Canary Island.
13. Stopkontak tipe M
Stopkontak ini memiliki kekuatan 15 ampere, berbentuk seperti tipe D. Digunakan di negara Singapura, Srilanka, Afrika Selatan, India, Israel, Makau, Nepal, Bhutan, dan Uni Emirat Arab.
14. Stopkontak tipe N
Stopkontak ini digunakan di negara Brazil dan Aftika Selatan, 
Jika anda tidak mau ribet, mimin sarankan untuk membeli stopkontak universal saja. Hehehe..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *