ILMU TEKNIK : MONITORING HARIAN UNIT COOLING TOWER AGAR OPERASIONAL LANCAR

Pemeliharaan rutin yang dilakukan yaitu melaksanakan monitoring harian dan bulanan pada saat cooling tower bekerja yang dilakukan oleh teknisi pada pagi hari dan parameter yang di cek seperti dibawah :
  • Ampere Motor
  • Temperatur Air 
  • Kondisi CT 
  • Water Basin
  • Posisi Switch 
  • Dosing Pump 
  • Chemical Level Dosing Pump 
  • Ampere Pompa 

Adapun pengecekan terhadap unit cooling tower lebih detailnya sebagai berikut yaitu :

A. Area Sekitar Cooling Tower 

Adapun kondisi-kondisi yang diharapkan pada area sekitar cooling tower meliputi :
  1. Kondisi udara harus normal, tidak ada sirkulasi udara yang terblock atau turbolensi 
  2. Tidak ada pembuangan udara panas yang menyebabkan kenaikan ambient temperatur udara 
  3. Tidak ada noise atau vibrasi yang tidak normal di cooling tower 
  4. Tidak ada bocor di basin atau instalasi pipa, atau buangan air di filler cooling tower 

B. Internal Cooling Tower 

Adapun pengecekan-pengecekan yang dilakukan untuk bagian internal cooling tower meliputi : 
  1. Check level air di lower basin, rekomendasi minimum 5 cm dari top of overflow pipe. 
  2. Memastikan tidak ada sampah atau kotoran yang dapat menyumbat strainer di lower basin 
  3. Memastikan air di lower basin tidak berubah warna 
  4. Memastikan temperatur dan sirkulasi air normal (mengacu ke name plate cooling tower) 

C. Strainer 

Adapun pengecekan-pengecekan yang dilakukan pada komponen strainer meliputi . 
  1. Memastikan tidak ada kotoran yang menyumbat lubang strainer 
  2. Memastikan tidak ada pusaran air diatas strainer, adanya pusaran air merupakan indikasi lubang strainer ada yang tersumbat 

D. Float Valve 

Adapun pengecekan- pengecekan yang dilakukan pada komponenfloat valve meliputi : 
  1. Memastikanfloat valve dapat beroperasi normal, tuas dapat bebas naik turun sesuai level air 
  2. Memastikanfloat valve tidak tersumbat (clogged) 
  3. Area bagian atas Cooling Tower (CT Top) 
  4. Memastikan lubang upper basin tidak tersumbat dan agar selalu menjaga upper basin tetap bersih dari lumut 
  5. Memastikan putaranfan blade normal, tidak ada gesekan dengan part lain. perlu juga sewaktu waktu untuk membersihkan kerak yang menempel difan blade. 

E. Fan Motor 

Adapun pengecekan- pengecekan yang dilakukan pada komponen fan motor meliputi . 
  1. Memastikan ampere yang terbaca tidak lebih dari RLA atau FLA
  2. Memastikan tidak ada abnormal noise di motor dan fan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *