Lompat ke konten

5 Istilah dalam Bangunan Ramah Lingkungan

Istilah Bangunan Ramah Lingkungan menurut saya sendiri adalah konsep bangunan dengan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan, mampu mengelola pemaikan sumber energi dengan efisien, terdapat lahan hijau pada bangunan, bahan yang digunakan mengacu pada bahan-bahan ramah lingkungan ,serta memperhatikan kesehatan dan kenyamanan penghuninya.

Sedangkan green construction atau yang biasa juga disebut bangunan ramah lingkungan menurut Glavinich (2008) adalah suatu perencanaan dan pelaksanaan proses konstruksi yang didasarkan pada dokumen kontrak untuk meminimalkan dampak negatif proses konstruksi terhadap lingkungan agar terjadi keseimbangan antara kemampuan lingkungan dan kebutuhan hidup manusia untuk generasi sekarang dan mendatang.

Kali ini ILMUTEKNIK akan membahas beberapa istilah yang ada dalam bangunan ramah lingkungan.

Bangunan Hijau

Bangunan hijau merupakan keseluruhan sistem yang digunakan untuk desain dan konstruksi bangunan yang didalam penerapannya terdiri dari beberapa karakteristik antara lain:

  • Menggunakan perlengkapan, peralatan dan teknologi yang hemat energi dan air.
  • Kualitas dan struktur bangunan memiliki jangka umur yang lama dengan sistem ventilasi dan tata letak ruangan yang seefektif mungkin.
  • Pemanfaatan sinar matahari sebagai sumber utama pencahyaan alami dan pengatur suhu ruangan.
  • Meminimalkan penggunaan material tidak ramah lingkungan dan dilengkapi sistem pengolahan limbah sisa konstruksi.
  • Penggunaan produk dan metode kerja yang sehat.
  • Penggabungan bahan yang tahan lama, didaur ulang, diselamatkan, dan berkelanjutan.
  • Tata ruang menggunakan tanaman hijau, anti kekeringan dan hemat air.
  • Bangunan layak huni dan selaras dengan alam.

Baca juga Sistem Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan

Hemat Energi

Hemat energi sebagai salah satu prinsip dalam bangunan hijau yang meminimalkan penggunaan energy buatan dan beralih pada pemanfaatan sumber alami. Beberapa komponen yang dilakukan hemat energi antara lain: selubung bangunan, pemanas ruangan, ventilasi, AC, pemanas air (termasuk kolam renang), listrik, penerangan, dan peralatan listrik lainnya.

Konstruksi Berkelanjutan

Konstruksi berkelanjutan merupakan bagian dari pembangunan berkelanjutan yang meberkontribusi pada terwujudnya tujuan keberlanjutan, prinsip-prinsip konstruksi berkelanjutan agar tercipta suatu bangunan ramah lingkungan yaitu:

  1. Mengurangi konsumsi sumber daya (reduce).
  2. Menggunakan kembali sumber daya (reuse).
  3. Menggunakan sumber daya yang dapat didaur ulang (recycle).
  4. Melindungi alam (nature).
  5. Menghilangkan racun (toxic).
  6. Terapkan life-cycle costing (ekonomi).
  7. Fokus pada kualitas (quality).

Ekologi Konstruksi

Ekologi konstruksi merupakan subbagian dari ekologi industri digabungkan dengan teori ekologi yang diterapkan khususnya pada lingkungan konstruksi, dimana memiliki sistem material loop tertutup yang terintegrasi dengan sistem eko-industri dan alam, hanya bergantung pada sumber energi terbarukan, dan mendorong pelestarian fungsi sistem alam.

Baca juga Mewujudkan Bangunan Ramah Lingkungan

Biomimikri

Biomimikri adalah proses peniruan inovasi yang ada di alam kemudian mengaplikasikannya pada teknologi yang dapat dimanfaatkan manusia, sebagai contoh yang dapat diamati yaitu alam menghasilkan kerang yang kuat, elegan, fungsional, dan indah yang terbentuk dari bahan yang terkandung dalam air laut pada suhu lingkungan.

Contoh biomimikri: “Stickybot” adalah desain biomimikri dikembangkan di Stanford Universitas dengan “kaki” perekat yang meniru setae di kaki tokek sehingga memungkinkan untuk memanjat permukaan vertikal.

Bantu dan support ilmuteknik untuk terus membagikan ilmu-ilmu bermanfaat dengan cara MENGKLIK 1 IKLAN yang menurut kamu menarik.

Semoga artikel ini tentang 5 Istilah dalam Bangunan Ramah Lingkungan ini bermanfaat . Jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

Kategori

Exit mobile version