Lampu Otomatis – Pengertian, Jenis, dan Kelebihannya

Diposting pada

Lampu otomatis menyala saat ada orang adalah impian bagi sebagian orang, karena jenis lampu ini dapat meningkatkan efisiensi penggunaan listrik serta menghemat energi yang harus dikeluarkan. Namun, masih ada beberapa orang yang belum tahu bahwa lampu ini terbagi menjadi beberapa jenis.

Mulai dari automatic motion sensor lamp, automatic light sensor lamp, automatic solar powered lamp, dan jenis-jenis lampu seperti ini lainnya memiliki sensor yang otomatis. Alasan mengapa lampu ini  dapat meningkatkan efisiensi penggunaan listrik adalah karena dilengkapi dengan sensor tersebut.

Nantinya, lampu ini dapat menyala sendiri saat malam hari jika Anda lupa menyalakannya sebelum pergi dalam jangka waktu yang lama. Tentu ini bisa menjadi keuntungan bagi sebagian orang yang sering lupa menyalakan lampu depan rumahnya. Jadi, mari kita mengenalnya secara lebih jauh lagi!

Apa Itu Lampu Otomatis?

Apa Itu Lampu Otomatis_

 

Hanya dengan melihat dari namanya saja orang-orang pasti sudah bisa menebak apa yang dimaksud dengan jenis lampu ini. Namun, untuk pengertian lampu otomatis adalah lampu yang dilengkapi dengan sensor khusus, sehingga sumber pencahayaan ini dapat menyala dan mati secara otomatis.

Karena lampu ini dapat menyala dan mati secara otomatis, hal ini membuat proses pemasangannya tidak membutuhkan saklar seperti lampu pada umumnya. Jenis lampu ini sering dianggap sebagai solusi terbaik untuk meningkatkan keamanan serta kenyamanan dalam rumah.

Sebab, tidak sedikit orang yang sering lupa menyalakan lampu saat sedang di luar rumah. Jadi, mereka bisa mengandalkan lampu ini untuk mengatasi permasalahan yang sering terjadi tersebut. Lampu dengan sensor otomatis ini tersedia dalam beberapa jenis berbeda dengan keunggulannya tersendiri.

Jenis-Jenis Lampu Otomatis

Sebelum membeli dan menggunakan lampu ini orang-orang harus tahu jenis-jenisnya dengan baik, karena setiap jenis lampu dengan sensor otomatis seperti ini akan memiliki keunggulannya masing-masing. Dengan mengetahuinya satu per satu, Anda bisa lebih mudah untuk memilihnya.

Selain memiliki keunggulan yang berbeda, jenis-jenis lampu dengan sensor otomatis ini juga memiliki perbedaan dari segi sensornya. Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai jenis-jenis lampu dengan sensor otomatis:

1. Automatic Motion Sensor Lamp

Jenis lampu yang satu ini akan menyala secara otomatis ketika terjadi gerakan di dekatnya yang tertangkap oleh sensor. Maka dari itu, lampu ini sering dianggap sebagai jenis lampu yang dapat mendeteksi kedatangan seseorang, sehingga sering dipasang di depan rumah seseorang.

Meski automatic motion sensor lamp lebih sering dipasang di depan rumah, tapi hal ini tidak membuatnya tidak cocok untuk dipasang di ruangan lainnya. Sebab, ada banyak orang juga yang memasang lampu ini di ruang tamu, ruang makan, atau kamar tidur untuk meningkatkan keamanannya.

2. Automatic Light Sensor Lamp

Berbeda dengan jenis lampu yang sebelumnya, untuk lampu yang satu ini akan menyala ketika cahaya di sekitarnya sudah mulai meredup. Jadi, lampu sensor otomatis ini lebih cocok untuk orang-orang yang sering lupa menyalakan lampu depan rumah.

Automatic light sensor lamp dapat mengurangi penggunaan listrik yang berlebihan, karena lampu ini juga akan mati secara otomatis ketika matahari sudah mulai terbit. Dengan kemampuan yang dimilikinya tersebut, lampu ini cocok untuk dipasang di ruangan yang dekat dengan halaman rumah.

3. Automatic Solar Powered Lamp

Jika kedua lampu sebelumnya tidak hanya bisa digunakan pada ruangan terbuka saja, tapi juga bisa digunakan pada ruangan tertutup seperti kamar tidur, ruang keluarga, dan lain-lainnya, untuk automatic solar powered lamp akan lebih berfungsi dengan baik ketika dipasang di area luar ruangan.

Hal ini terjadi karena automatic solar powered lamp akan menyimpan energi matahari saat siang hari, lalu lampu ini akan menyala sendiri saat malam hari. Jadi, energi yang dipakai lampu ini berasal dari sinar matahari. Maka dari itu, lampu ini kurang cocok untuk dipasang di dalam ruangan.

Jenis Sensor pada Lampu Otomatis

 

Dengan melihat penjelasan yang ada di atas mungkin Anda sudah tahu bahwa sensor yang dipakai pada lampu-lampu tersebut tidaklah sama. Ada beberapa lampu yang menggunakan sensor gerak, tapi ada juga sebagian lampu lainnya yang menggunakan sensor cahaya.

Cara kerja dari masing-masing sensor lampu tersebut sebenarnya tidak rumit, sehingga orang-orang bisa memahaminya dengan baik. Untuk lebih memahami tentang sensor lampu menyala sendiri ini, simak penjelasan terkait jenis-jenis sensornya berikut ini:

1. Sensor Gerak

Sensor radar dan sensor Passive Infrared (PIR) adalah jenis sensor gerak yang paling sering digunakan pada lampu menyala otomatis. Umumnya, sensor PIR ini akan disematkan pada bagian lampunya, sehingga gelombang infra merah bisa membuat lampu menyala secara otomatis.

Hal ini berbeda dengan sensor radar yang menggunakan gelombang mikro untuk membuat lampu menyala secara otomatis. Lampu dengan sensor gerak seperti ini akan bekerja ketika sensor mendeteksi adanya perubahan gelombang dari objek yang bergerak.

2. Sensor Cahaya

Lampu yang dilengkapi dengan sensor cahaya seperti ini adalah sangat bergantung pada sinar matahari saat siang hari. Sebab, ada beberapa lampu dengan sensor cahaya yang akan mengumpulkan sinar matahari saat siang, lalu lampu tersebut akan menyala saat malam hari.

Cara kerja sensor ini pun tidak kalah sederhana dari jenis sensor sebelumnya, yaitu sensor akan mendeteksi tidak adanya cahaya di area sekitar, kemudian sensor tersebut akan membuat lampu menyala secara otomatis. Jadi, lampu ini biasanya tidak membutuhkan sambungan listrik.

3. Sensor Suara

Selain sensor gerak dan sensor cahaya, masih ada jenis sensor lainnya yang sering dipakai pada lampu menyala otomatis, yaitu sensor suara. Jenis sensor ini akan bekerja ketika menerima perintah dari suara yang telah diatur sebelumnya.

Sebagai contoh, Anda mendaftarkan suara tepukan tangan pada sistem yang ada, maka ketika ada suara tepukan tangan yang terdeteksi oleh sensor tersebut, hal ini dapat membuat lampu menyala secara otomatis. Jadi, Anda harus mendaftarkan suara khusus terlebih dahulu sebelum memakainya.

Kelebihan Lampu Sensor Otomatis

 

Tidak hanya dapat meningkatkan efisiensi penggunaan listrik dan menghemat energi yang harus dikeluarkan saja, tapi lampu jenis ini juga memiliki beberapa kelebihan lainnya yang tidak kalah menguntungkan, yaitu:

1. Nyaman dan Praktis

Lampu sensor otomatis tidak membutuhkan saklar saat proses pemasangannya, sehingga pemilik lampu tersebut tidak perlu menekan saklar tersebut untuk menyalakan lampunya. Dengan begitu, Anda bisa lebih merasa nyaman ketika rumah Anda dilengkapi dengan lampu ini.

2. Meningkatkan Keamanan Rumah

Bagaimana bisa sensor lampu otomatis dapat meningkatkan keamanan rumah? Ada banyak orang yang mempertanyakan tentang hal ini, dan jawabannya adalah karena lampu sensor otomatis dapat langsung menyala ketika terjadi gerakan yang tidak terduga.

3. Mengurangi Tagihan Listrik

Jika dibandingkan dengan beberapa kelebihan sebelumnya, maka kelebihan ini adalah yang paling dibutuhkan oleh sebagian besar orang. Dengan kemampuannya yang dapat mati secara otomatis, hal ini membuat tagihan listrik Anda bisa lebih sedikit dari bulan-bulan sebelumnya.

Lampu otomatis memang masih tergolong baru namun sudah ada banyak orang yang menggunakannya. Meski harganya cenderung lebih mahal dibanding lampu biasa, tapi lampu ini dapat memberikan kualitas yang jauh lebih tinggi.