Apa itu water spray system pada sebuah bangunan

Water spray system adalah sebuah sistem semprotan air yang merupakan salah satu metode proteksi kebakaran pada sebuah bangunan atau gedung. Sistem ini harus diumpankan dari pipa utama air servis/api yang umum digunakan baik untuk keperluan air servis maupun jaringan perpipaan proteksi kebakaran. Katup pasokan air harus beroperasi baik dengan operasi jarak jauh ataupun operasi manual.

Baca juga Tips Dalam Merancang Pembangkit Listrik / Power Plant

Sistem ini harus dapat dioperasikan secara otomatis dan secara manual. Di mana sistem semprotan air dipasang untuk melindungi area dengan permukaan panas. Misalnya turbin uap, pembakar ketel uap, dll. Penyemprotan harus dimulai secara manual dari jarak jauh tetapi dalam kontak visual dari kawasan lindung. Jika inisiasi otomatis dari sistem semprotan air akan digunakan, pembangkit listrik harus menetapkan mekanisme deteksi kebakaran.

1. Automatic Water Spray Deluge System

Sistem Automatic Water Spray Deluge harus disediakan dan dirancang dengan mengacu pada edisi terbaru Standar NFPA terkait seperti NFPA 13, NFPA 15, dan NFPA 850. Sistem ini harus secara otomatis mendeteksi, mengendalikan, dan memadamkan setiap kebakaran dan secara bersamaan memberikan alarm terdengar. Katup banjir juga harus memiliki fasilitas untuk digerakkan dengan mengoperasikan pelepas darurat manual.

2. Manual Water Spray Deluge System

Sistem Manual Water Spray Deluge harus disediakan dan dirancang dengan mengacu pada edisi terbaru standar NFPA terkait seperti NFPA 13, NFPA 15, dan NFPA 850.

3. Cooling Water Spray System

Sistem Cooling Water Spray harus disediakan untuk melindungi permukaan perimeter tangki bahan bakar minyak. Sistem ini harus disediakan dan dirancang dengan mengacu pada edisi terbaru Standar NFPA terkait seperti NFPA 30 dan NFPA 15.

Baca juga 7 Tips dalam Memilih Lampu Downlight LED yang Tepat

Dalam sebuah water spray system terdiri dari pompa semprot (pompa yang digerakkan dan mesin diesel), rencana tekanan, sistem saluran air, nozel/proyektor semprot, saringan tipe Y, katup isolasi, katup deluge, prosedur deteksi dan kontrol, sistem perpipaan, dll. Yang perlu digaris bawahi yaitu, tekanan pada pipa-pipa harus tetap terjaga sehingga siap digunakan untuk proteksi kebakaran. Semoga bermanfaat dan Jangan lupa Ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami di ILMU TEKNIK dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *