ILMU TEKNIK : Cara Menentukan Besarnya Arus Pengelasan (AMPERE)

Beberapa fakor yang harus diperhatikan dalam menentukan besarnya arus antara lain ;
A. Elektroda
Material yang digunakan untuk melakukan pengelasan listrik yang berfungsi sebagai pembakar yang akan menimbulkan busur nyala bisa disebut dengan elektroda. Salah satu faktor dalam menentukan besarnya arus yang digunakan yaitu elektroda, diameter elektroda yang digunakan akan mempengaruhi hasil pengelasan. Hampir setiap mesin las dilengkapi dengan tabel hubungan antara diameter elektroda dengan besarnya arus pengelasan yang dibutuhkan atau dapat dilihat pada kemasan elektroda.

Kode Kawat Las Shield Metal Arc Welding (SMAW):

  • Elektroda Mild Steel
    Misal E 6013
    E: Elektroda
    60: Kekuatan Tarik Minimum 60 satuannya KSI (Biasanya ada tipe juga 70 dan 80 misal E 7016, E 7018, E 8010, E8018)
    1: Untuk semua posisi pengelasan (Untuk kode lain yaitu 2 (posisi flat dan horizontal) dan 3 (Posisi flat) )
    3: Jenis komposisi kimia dari flux yang nanti juga berpengearuh terhadap penetrasi, arus dan polaritas. Jenis digit keempat ini ada Untuk lebih detailnya lihat gambar di bawah ini.

Kode Elektroda

B. Tebal Bahan
Sebelum melakukan pengelasan, ketehuilah terlebih dahulu dimensi benda kerja yang akan dilas, karena ukuran tebal bahan akan memperngaruhi besarnya arus yang harus digunakan. Apabila tebal benda kerja yang akan dilas tebalnya lebih atau tiga kali lipat diameter elektroda maka besarnya ampere dapat mengikuti tabel pada kemasan elektroda. Tetapi jika tebal bahan yang akan dilas sama atau bahkan kurang dari diameter elektroda yang dipunya maka gunakan ampere yang rendah menyesuaikan dengan kondisi dan situasi di lapangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications