ILMU TEKNIK : Ciri-ciri plat kopling mobil yang aus atau rusak

 
·         Akan terjadinya Selip kopling, dimana clutch disc tidak mampu menghubungkan putaran mesin menuju transmisi yang diakibatkan jarak antara kedua plat terlalu lebar.
·         Tarikan mobil kurang, dimana ditandai dengan penurunan kecepatan mobil sehingga tidak dapat berjalan dengan benar.
·         Rpm mesin menjadi tinggi, karena plat kopling mulai habis sehingga Rpm mesin pun semakin tinggi dari biasanya.
·         Susah memindahkan gigi persneling, merupakan ciri dari plat kopling yang sudah aus. Karena untuk memindahkan gigi persneling dengan lancer dibutuhkan plat kopling yang masih bagus dan dapat bekerja dengan baik.
Fungsi dari plat kopling yaitu meneruskan tenaga dari mesin dari fly wheel ke transmisi. Plat kopling memiliki beberapa komponen yang terdapat didalamnya, apa saja komponen tersebut serta fungsinya? Berikut penjelasan lebih lanjut.
1.       Clutch Hub, berfungsi untuk tempat perakitan clutch disc dengan input shaft pada transmisi sehingga timbul gerakan maju dan mundur
2.       Disc Plate, merupakan rangka utama dari unit clutch disc yang berfungsi untuk menahan beban kerja dari kopling.
3.       Torsion dumper, berfungsi untuk meredam hentakan pada saat kopling menghubungkan atau meneruskan putaran. Torsion dumper juga bekerja untuk pengurangan dan percepatan tekanan.
4.       Facing, mempunyai fungsi untuk memperbesar daya gesek sehingga pemindahan daya mesin menjadi optimal dan stabil.
5.       Cushion Plate, berfungsi untuk menghaluskan kerja kopling.
6.       Paku Keling, atau yang biasa disebut Rivet berfungsi untuk menyatukan plat kopling cushion plate.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *