Komponen Administrasi Keuangan suatu Proyek Kontruksi

Kali ini ILMUTEKNIK akan menjelaskan beberapa komponen-komponen administrasi keuangan proyek konstruksi.

Baca juga Apa Penyebab Perubahan Pekerjaan Proyek

Berikut merupakan Komponen Administrasi Keuangan suatu Proyek Kontruksi

  1. Biaya bahan dan tenaga kerja merupakan komponen biaya yang sangat menentukan tingkat rugi laba proyek.
  2. Biaya peralatan terdiri dari dua unsur yang pertama biaya yang timbul.
  3. Sebagai akibat lamanya pemakaian dan yang kedua biaya operasi.
  4. Biaya overhead proyek terdiri dari berbagai jenis biaya yang secara tidak langsung menunjang pelaksanaan kegiatan di proyek.
  5. Biaya sub kontraktor adalah biaya yang dapat diketahui jumlah pada saat kontrak ditandatangani. Dengan dilakukannya evaluasi dapat berarti penyimpangan-penyimpangan dari biaya yang diestimasikan.
  6. Laporan berkala (periodik) yang berisi perbandingan antara rencana dengan realisasi penyelesaian fisik. Dengan demikian pimpinan proyek diharapkan dapat segera mengambil tindakan seperlunya bila pekerjaannya selama ini terlambat dari schedule yang telah direncanakan.
  7. Analisa gross provit yaitu data-data realisasi biaya bulan yang bersangkutan dan estimasi yang dikeluarkan sampai proyek selesai.
  8. Laporan pendapatan proyek, pendapatan yang berasal dari kegiatan proyek perlu diadakan evaluasi untuk mengetahui perbedaan antara yang diestimasikan dengan realisasinya.
  9. Laporan rugi/laba proyek, untuk menunjukkan prestasi perusahaan.

Baca juga Pengaruh administrasi proyek terhadap variabel proyek

Semoga artikel ini tentang Komponen Administrasi Keuangan suatu Proyek Kontruksi ini bermanfaat . Jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.