Rekomendasi 7 Software Pengganti AutoCAD

Diposting pada

Dalam pembuatan gambar teknik, ternyata tidak hanya dapat dilakukan menggunakan software AutoCAD saja. Tetap, Anda dapat mencoba berbagai macam software pengganti AutoCAD yang biasa digunakan oleh insinyur di bidang industri.

Meskipun begitu, tentu AutoCAD sampai saat ini masih menjadi yang paling populer digunakan. Contohnya, untuk urusan pembuatan gambar teknik atau desain, aplikasi tersebut masih banyak dipilih oleh para mahasiswa.

Namun, tentu tidak ada salahnya bagi Anda untuk mencoba beberapa alternatif software lainnya. Berikut ini adalah penjelasan tentang berbagai macam software yang dapat dijadikan pengganti dari AutoCAD.

Rekomendasi Software Pengganti AutoCAD

Rekomendasi Software Pengganti AutoCAD

Sebenarnya, terdapat cukup banyak software yang bisa digunakan untuk menggantikan peran dari AutoCAD. Software tersebut ada yang bisa dipakai secara gratis dan ada juga yang memerlukan biaya untuk pembelian lisensi.

Nah, berikut adalah informasi lengkap terkait berbagai software pengganti tersebut:

1. LibreCAD

Dalam urusan pembuatan gambar bentuk 2D, LibreCAD bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda. Pasalnya, sifatnya juga open source sehingga dapat memudahkan Anda untuk dapat membagikan gambar hasil buatanmu guna membantu orang yang membutuhkannya.

Sebelum menggunakan nama LibreCAD, software tersebut menggunakan nama CADuntu. Bagi para pengguna lama, mungkin nama software gambar teknik CADuntu masih terdengar familiar jika dulu sempat menggunakannya dalam pembuatan model 2D.

Untuk pemakaiannya, LibreCAD ini dapat Anda peroleh secara cuma-cuma alias gratis. Anda bisa memperoleh banyak sekali ilmu terkait gambar teknik 2D ataupun 3D dari lebih 30 negara yang ada di Dunia dalam software tersebut.

2. BrL-CAD

Rekomendasi aplikasi gambar teknik untuk pengganti dari AutoCAD adalah aplikasi bernama BrL-CAD. Seperti halnya rekomendasi sebelumnya, BrL-CAD ini juga mempunyai sifat open source sehingga dapat dibagikan kepada publik.

Persamaan tersebut sebenarnya bukan tanpa adanya alasan. Pasalnya, terdapat beberapa contoh kolaborasi dari kedua software tersebut seperti LibreCAD dioperasikan di bawah paying BRLCAD di Google Code-In serta Google Summer.

Lalu untuk perjalanan dari aplikasi ini terbilang sudah sangat lama, yakni kurang lebih 30 tahun. Pihak developer juga terus melakukan pengembangan seperti adanya High-Performance ray tracing, B-Rep Kernel, Hybrid CSG, dan juga Extensive Geometry.

Hal menarik dari BRLCAD ini adalah program tersebut dipakai juga oleh militer negara Amerika Serikat. Aplikasi tersebut dipakai dalam proses pembuatan model sistem persenjataan dengan tujuan potensi kerentanan dan tingkat kematian dari senjatanya.

Untuk pengoperasiannya, BRL CAD dapat digunakan pada MAC, Linux, dan pastinya juga Windows. Terdapat juga berbagai macam plugin dari BRLCAD yang bisa didapatkan dari SourceForge.

3. NANOCAD

Apabila Anda mencari daftar software gratis lain sebagai pengganti dari AutoCAD, maka NANOCAD adalah pilihan tepat. Namun, untuk versi gratis dari NANOCAD tersebut hanya dapat diperoleh untuk tujuan evaluasi serta edukasi saja.

Meskipun begitu, untuk saat ini masih cukup banyak orang yang membutuhkan bantuan dari aplikasi tersebut. Pemakaian dari NANOCAD ini tidak memerlukan pembuatan akun, namun saat akan dipakai untuk ukuran komersial, Anda harus membayar dalam jumlah tertentu.

Pada NANOCAD, terdapat beberapa macam fitur menarik untuk dicoba. Berikut adalah beberapa fitur tersebut:

  • Ability to create a viewport from model space
  • A line-type editor
  • Ability to preview undos and redos (premium version)

Selain itu, pada aplikasi ini juga telah support file DWG yang membuatnya bisa dipakai di CAD software lain tanpa adanya gangguan. Lalu, tipe API dari aplikasi ini juga berbeda sehingga dapat membangun aplikasi add-on sebagai tambahan fungsi.

Berdasarkan penjelasan di atas, NANOCAD ini dapat dioperasikan secara gratis dan juga berbayar. Apabila ingin mendapatkan akses lebih lengkap, Anda bisa membayar lisensinya, yakni sebesar 180 dollar per tahun.

4. OPENSCAD

OpensCAD merupakan rekomendasi aplikasi berikutnya untuk pengganti dari AutoCAD. Software ini dapat diakses secara gratis untuk pembuatan objek CAD dan bisa digunakan baik di Linux, Windows, maupun Mac.

Pihak developer juga selalu memberikan pengembangan secara berkala. Oleh karena itu, Anda sebagai pengguna tidak perlu khawatir untuk ketinggalan versi karena bisa langsung mengunduh ke lama OpensCAD untuk memperbaharuinya.

Pada umumnya, terdapat dua macam cara untuk menggunakan OpensCAD. Salah satu yang bisa dilakukan dengan alat tersebut adalah teknik pemodelan geometri padat konstruktif, dan cara lainnya adalah membuat ekstrusi garis bentuk 2D.

5. QCAD

Ingin mencoba software lain yang punya sifat open source? Jika seperti itu, Anda bisa mencoba untuk menggunakan QCAD untuk menggantikan peran dan tugas dari AutoCAD secara gratis.

QCAD ini sangat cocok untuk proses pembuatan model berbentuk 2D. Dengan begitu, aplikasi ini bisa menjadi rekomendasi tepat bagi Anda untuk membuat model 2D jika Anda tidak bisa atau belum mahir dalam menggunakan AutoCAD.

Kelebihan dari aplikasi QCAD ini salah satunya adalah sangat ramah terhadap para pengguna pemula. Hal itu karena memang interface dari QCAD sangatlah sederhana sehingga dapat dengan mudah dipahami oleh para penggunanya.

Sementara itu, terdapat juga berbagai macam fitur menarik yang bisa digunakan pengguna. Berikut adalah beberapa fiturnya:

  • Print to scale
  • Print on multiple pages
  • Group with blocks
  • Use up to 35 CAD fonts
  • 4,800 CAD parts from the library
  • Many more features

Untuk dapat mencoba akses ke QCAD, langsung saja masuk ke laman resminya dan download. Anda bisa membuka software tersebut pada OS Mac, Windows, sampai dengan Linux.

6. DRAFT IT

Berikutnya, Anda bisa juga menggantikan AutoCAD dengan aplikasi bernama Draft It. Draft it ini merupakan software yang didistribusikan oleh pengembang CADlogic dan bisa didapatkan secara gratis.

Dengan menggunakan Draft It, Anda bisa membuat gambar pemodelan CAD seperti seorang profesional. Beberapa fitur menarik dari aplikasi ini antara lain adalah sebagai berikut.

  • Create lines, circles, arcs, and more
  • Various dimension tools
  • Dynamic editing

Selain dapat dipakai secara gratis, terdapat juga pilihan untuk menggunakan versi pro alias berbayar. Untuk biaya pembelian lisensi pro, Anda harus mengeluarkan uang paling tidak sebesar 1,6 juta rupiah.

Dengan budget tersebut, pengguna akan mendapatkan akses simbol library untuk digunakan saat proses pembuatan desain gambar. Selain itu, pada versi pro pengguna juga dapat upload file tipe DXF dan DWG seperti halnya di AutoCAD.

Lalu, untuk lisensi berbayar versi arsitektur biayanya tentu lebih mahal, yaitu 3,4 jutaan rupiah. Namun, harga tersebut tentu sangat sesuai karena pengguna dapat memperoleh akses untuk membuat pemodelan 3D dan ada juga pilihan simbol arsitektur.

7. LEOCAD

Rekomendasi terakhir untuk software pengganti dari AutoCAD adalah LEOCAD. Aplikasi tersebut dapat dioperasikan pada berbagai macam OS seperti Mac, Linux, dan pastinya di OS Windows.

LEOCAD dapat membantu Anda dalam pembuatan desain seperti pemodelan menggunakan bentuk balok lego. Hal tersebut merupakan salah satu keunikan yang dimiliki oleh software LEOCAD dibandingkan aplikasi lainnya.

Aplikasi ini dapat bekerja dengan baik dengan bantuan dari LDraw Tools. Dengan memanfaatkan adanya library dari LDraw, Anda bisa mendapatkan 10 ribu lebih bagian pada modelnya.

Selain itu, file MPG dan LDR juga bisa diterapkan di LEOCAD. Apabila Anda tertarik ingin mencoba dan menggunakan LEOCAD untuk membuat desain gambar, langsung saja download dan mulai proses modelling gambarnya.

Berbagai macam software pengganti AutoCAD di atas semuanya mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. Sebagian besar aplikasi tersebut bisa dijalankan secara gratis, namun apabila ingin mendapatkan akses lebih lengkap bisa mencoba versi berbayarnya.