Bagaimana cara kerja peluru dan apa saja bagiannya?

Bagaimana cara kerja peluru ?

Karena peluru merupakan salah satu bagian penting dari sejarah, bagaimana tidak satu butir peluru dapat mengguncang dunia seperti yang terjadi pada Franz Ferdinand ataupun John F. Kennedy

Saat ini peluru sudah menjadi budaya atau icon dalam sebuah industri hiburan. Hampir tidak ada satupun film aksi tanpa sebutir peluru melesat keluar dari Laras.

Sebelum mengetahui bagaimana cara kerja peluru mari kita bahas terlebih dahulu mengenai bagian – bagian peluru. Pada awalnya peluru hanya terdiri dari tiga bagian yaitu Proyektil, Serbuk Mesiu dan Primer atau Pemicu. Ketiga bagian ini dipasang secara manual, sehingga jumlah peluru yang ditembakkan sedikit dan tidak efektif. Namun seiring perkembangannya selongsong peluru dibuat untuk meningkatkan jumlah tembakan dan menambah efektifitasnya.

Bagian – Bagian Peluru

ilmuteknik.id - Bagian-bagian peluru
Bagian-bagian peluru
  • PROYEKTIL

Proyektil adalah bagian dari peluru yang meluncur keluar dari laras senjata api. Proyektil ini terbuat dari berbagai macam ukuran dan bahan, sehingga hasil yang diberikan pada sasaran juga berbeda di tiap jenis-jenis proyektil.

  • SERBUK MESIU

Bagian peluru selanjutnya yaitu serbuk mesiu atau propelan, material ini berada dibelakang proyektil dan didalam selongsong peluru. Berfungsi memberikan energi dorongan kepada proyektil untuk keluar dari laras. Diawal penggunaannya serbuk mesiu menghasilkan banyak asap dan sensitif terhadap kelembaban.

Sekarang serbuk mesiu yang digunakan tidak menghasilkan banyak asap sehingga tidak mencolok di medan peperangan.

  • SELONGSONG PELURU

Selongsong peluru kebanyakan terbuat dari bahan kuningan, karena tahan terhadap korosi dan mampu diperkeras agar tahan dari tekanan dari ledakan serbuk mesiu di dalamnya. Namun beberapa senjata menggunakan selongsong peluru yang terbuat dari aluminium, baja maupun plastik seperti yang kita lihat shotgun.

  • PRIMER ATAU PEMICU

Primer atau pemicu merupakan bagian yang berfungsi sebagai pemicu ledakan serbuk mesiu di dalam selongsong peluru. Primer atau pemicu saat ini menggunakan material yang sensitif dan dapat menyala hana dengan tekanan dari pelatuk senjata.

Setelah mengerti fungsi dari bagian-bagian peluru selanjutnya mari kita bahas mengenai bagaimana cara kerja peluru didalam sebuah senjata.

Cara Kerja Peluru

Peluru yang siap ditembakkan ditempatkan di dalam laras. Ketika tuas senjata ditekan, maka akan menyebabkan pelatuk memukul primer/pemicu didalam peluru.

Primer yang menyala menyulut serbuk mesiu untuk terbakar secara spontan dalam menciptakan ledakan di dalam selongsong peluru. Ledakan yang terjadi memuaikan udara di dalam selongsong peluru dan memaksa proyektil untuk lepas melesat dari selongsongan keluar dari laras senjata.

  • Kenapa peluru bisa memberikan kerusakan?

Peluru dapat memberikan kerusakan karena, setiap benda yang bergerak memiliki momentum. Momentum sendiri merupakan hasil kali dari massa dan percepatan. Semakin cepat benda tersebut bergerak dan semakin berat benda itu maka momentum yang dihasilkan akan semakin besar.

Walaupun sebuah proyektil memiliki ukuran yang sangat kecil dan ringan tapi memiliki momentum yang sangat besar karena bergerak dengan sangat cepat.

Peluru bergerak sangat cepat karena memiliki energi kinetik yang sangat besar. Energi ini didapatkan dari reaksi kimia bubuk mesiu yang terbakar. Peluru memberikan kerusakan karena ketika mereka mentransferkan energinya ke sasaran yang mereka tabrak. Semakin cepat benda kehilangan momentumnya maka semakin besar tenaga yang dihasilkan.

Hasil atau kerusakan pada sasaran bisa bervariasi karena ada banyak faktor yang terjadi mulai dari kebersihan laras senjata, jenis dan ukuran laras senjata, kaliber peluru, jenis proyektil, sudut sasaran dll.

Baca juga >> Thomas Alva Edison Bukanlah Penemu Lampu yang Sebenarnya

Ikuti INSTAGRAM kami di ILMU TEKNIK dan dapatkan informasi seputar dunia teknik lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *