Cara Pembuatan Ornamen dari Beton

Ornamen merupakan pola hias yang dapat diperoleh dengan cara diukir, dipahat, dicetak ataupun digambar. Salah satu pengaplikasian ornamen adalah penggunaan ornamen pada bangunan. Penggunaan ornamen  pada dunia bangunan membuat bangunan mempunyai kesan tertentu seperti megah, etnik dan sebagainya tergantung ornamen yang digunakan. Pembuatan Ornamen dapat dibuat dari beton, batu, kayu, dan, gypsum.

Baca juga 16 Jenis Semen – Definisi, Sifat dan Penggunaannya

Adanya observasi lapangan ini dapat membuat kita mengenal lebih dalam mengenai jenis-jenis bahan bangunan yang dapat digunakan untuk membuat hiasan atau ornamen untuk pekerjaan finishing bangunan, misalnya  dalam kegiatan observasi ini kami mengamati dan mempelajari mengenai ornamen yang terbuat dari beton. Beton adalah campuran bahan bangunan yang terdiri dari semen, agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil) dan air. Penggunaan beton biasanya menggunakan tambahan tulangan besi sebagai rangka penguat yang memberikan efek beton tahan terhadap gaya tekan dan tarik. Beton sebagai material memiliki kekurangan dan kelebihan tersendiri, sebagai contoh beton memiliki kelebihan seperti mudah dan murah dalam pembuatan, pemasangan dan perawatannya, beton tidak mudah rusak dan kekurangannya beton bisa menyusut tergantung dari kualitas bahan yang digunakan.Berbagai motif ornamen beton cetak ini sangat bervariatif dan dapat disesuaikan dengan selera pembeli. Ornamen beton cetak ini juga bermacam-macam jenisnya seperti lisplank, pilar, secondaryskin, roaster, kubah, hiasan tempel dan sebagainya.`

Kelebihan dan Kekurangan Beton

Beton adalah hasil dari pencampuran bahan bangunan yang terdiri dari semen, agregat halus (pasir), agregat kasar (kerikil) dan air. Beton sebagai material pembuatan ornamen harus memiliki kualitas yang baik untuk menghindari retak-retak pada ornamen bangunan yag dibuat. Penggunaan Beton sebagai material ornamen karena beton memiliki kelebihan dan kekurangan antara lain :

Kelebihan :

  1. Harganya relatif murah dan bahan bakunya mudah didapatkan.
  2. Beton termasuk bahan yang berkekuatan tinggi, serta mempunyai sifat tahan terhadap pengkaratan/pembusukan.
  3. Adukan beton mudah diangkut maupun dicetak sesuai keinginan.
  4. Biaya perawatan beton rendah karena beton memiliki keawetan jangka panjang.

Kekurangan ;

  1. Beton tidak  tahan terhadap kuat tarik sehingga mudah retak, karena itu diberi rangka penguat beerupa tulangan besi.
  2. Beton dapat mengalami kembang dan susut dipengaruhi karena suhu.
  3. Beton bersifat getas sehingga perlu perhitungan khusus jika digunakan untuk suatu konstruksi.

Bahan dan Alat Pembuatan Ornamen Beton 

No.BahanAlat
1.SemenCangkul
2.PasirKaleng
3.Kapur DolomitAyakan Pasir
4.AirCatut
5.Tulangan Ø (2/3/4/6mm)Tang
6.Oli pelapis cetakanCetakan ornamen
7.Kuas

Proses Pembuatan Ornamen Beton

  1. Mengolesi cetakan yang terbuat dari kayu dengan oli, hal ini bertujuan supaya saat pelepasan ornamen dari cetakan tidak lengket dan permukaan tetap halus. Pengolesan oli ini dilakukan sampai rata sampai dibagian cetakan yang memiliki lekukan lekukan.

Gambar Pengolesan Oli Pada Cetakan

  1. Membuat rangka tulangan ornamen beton, untuk ukuran tulangan yang dipakai menyesuaikan ukuran dan bentuk dari ornamen yang akan dibuat. Pada pembuatan salah satu ornamen bangunan ini menggunakan tulangan dengan diameter 3 mm. Tulangan tersebut dirangkai sesuai dengan bentuk dan stuktur cetakan.
ilmuteknik.id - pembuatan tulangan ornamen beton
  1. Membuat adukan lapisan pertama dengan perbandingan  1 semen: 1.5 kapur dolomit dan air secukupnya. Lapisan pertama dibuat tanpa menggunakan pasir, bertujuan untuk membuat permukaan ornamen beton menjadi halus. Kemudian, Penuangan adukan untuk lapisan pertama pada cetakan, tuang sampai rata ke lekukan-lekukan cetakan , perataan dapat menggunakan cetok. Setelah rata  kemudian taburi dengan semen kering di atasnya sampai seluruh permukaan tertutup. Lapisan ini mempunyai ketebalan kurang lebih 2 cm.

Baca juga Bahan Baku Semen dan Fungsi Senyawa Kimia yang Terkandung

ilmuteknik.id - adukan pembuatan ornamen beton
  1. Pasang rangka tulangan yang sudah dibuat diatas lapisan pertama. Setelah dipasang rangka tulangan jika pada lekukan dirasa tulangannya kurang dapat ditambahi dengan potongan tulangan diatasanya.  
  1. Membuat adukan lapisan kedua menggunakan campuran dengan perbandingan 1 semen : 2 pasir dan air secukupnya. Tuangkan lapisan kedua ini secara merata sampai rangka tulangan tertutup secara merata kemudian taburi dengan semen kering pada seluruh permukaan.
  1. Lepaskan ornamen beton dari cetakan, cetakan dapat dibuka setelah 24 jam dan keringkan ornamen pada suhu ruang. Saat melepas diusahakan secara perlahan karena beton belum kering secara sempurna.
ilmuteknik.id - hasil pembuatan ornamen dari beton

Semoga artikel tentang Cara Pembuatan Ornamen dari Beton ini bermanfaat. Jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

One thought on “Cara Pembuatan Ornamen dari Beton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.