Cara Pembuatan Daun Jendela dari Kayu

Cara pembuatan daun jendela dari kayu tidaklah sulit, namun memerlukan keterampilan dan keahlian khusus. Adapun langkah pembuatan daun jendela dari kayu yaitu dengan membuat rancangan desain daun jendela yang akan dibuat seperti ukuran, model dan bahan jendela.

1. Menyiapkan alat kerja yang digunakan, dalam membuat produk ini digunakan alat tangan dan mesin.

Alat kerja tangan:

  • Pahat ukuran 5/8”
  • Palu
  • Siku 
  • Pensil
  • Meteran
  • Clamp panjang dan pendek (penjepit kayu)

Alat kerja mesin: 

  • Ketam perata (Hand planner)
  • Gergaji potong berlengan (Radial arm saw)
  • Mesin pahat lubang persegi ( Hallow Chisel Mortiser
  • Mesin purus (Tennoning )
  • Mesin fries (spindle moulder and router)

2. Menyiapkan bahan penyusun daun jendela:

  • Papan kayu kamper 3/30 x 125 cm : 1 batang
  • Kaca bening ukuran tebal 3 mm x 60 cm x 110 cm

3. Siapkan bahan papan kayu ukuran 3/30 x 120 cm kemudian ketam papan pada sisi muka dan samping sampai hasilnya rata dan lurus dengan menggunakan ketam perata (Hand Planner). 

Baca juga Cara Pembuatan Ornamen dari Beton

4. Kayu yang telah diketam dipotong dengan gergaji belah berukuran 6×120 cm ( 2 batang), dan 6×70 cm (2 batang). 

5. Potongan kayu diberi tanda pada permukaan rangka tiang dan rangka ambang setelah disusun dengan posisi masing-masing rangka, kemudian lukis sambungan rangka pada ambang atas. Pada tiang, lukis pola untuk lubang sambungan.

6. Beri lubang pada rangka tiang yang sudah dilukis sebelumnya dengan menggunakan mesin pahat lubang persegi. Pemahatan disesuaikan dengan kedalaman sambungan pen yang dibuat.

7. Membuat pen pada rangka ambang daun jendela dengan menggunakan mesin purus dengan jarak simetris antar ujung pisaunya sebesar 9 mm sesuai dengan lebar lubang pada rangka tiang. Kemudian koreksi pada benda yang memerlukan pembuatan purus.

8. Membuat takik pada sambungan lubang dengan menggunakan mesin gergaji potong, kemudian lanjutkan menggunakan pahat lubang/tusuk untuk merapikan kayu.

9. Potong verstek sesuai dengan garis verstek yang bersudut 45˚ dengan pahat lubang dengan posisi bevel (sudut kayu) berada diatas, dan garis punggung berada dibawah untuk dapat mengahsilkan pemotongan yang lurus, dengan arah pukulan ke pahat membentuk 45˚.

10. Membuat sponeng kaca dengan menggunakan mesin fries dengan pisau gores. Kemudian beri profil pada bagian yang tidak disponeng.

11. Rangkai bagian-bagian yang sudah dibuat sehingga menjadi sebuah daun jendela dengan ukuran 70×120 cm, siku rata dan tidak baling. Untuk sambungan pen dan lubang gunakan lem kayu dan gunakan clamp untuk merekatkan. Bersihkan lem yang tidak rapi dengan kain basah. 

Baca juga Cara Membersihkan Stainless Steel dari Kotoran Membandel

12.Buat lubang nagel dengan menggunakan mesin bor tangan sesuai dengan arah garis diagonal 2 uah untuk satu sambungan. Kemudian pasang nagel yang telah tersedia pada lubang lubang tersebut dengan bantuan dipukul dengan palu sampai batas maksimum/tembus. Lepas semua klem dengan mengendorkan ikatan klem dan rapikan serta bersihkan semua sambungan dan potong kelebihan nagel pada sambungan yang ada.

13. Pasang kaca dan perkuat dengan plepet (list kayu) yang sudah diberi verstek. Kemudian paku masing-masing sisi plepet dengan paku kecil 2 cm agar kaca tidak bergerak.

Semoga artikel tentang Cara Pembuatan Daun Jendela dari Kayu ini bermanfaat. Jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

One thought on “Cara Pembuatan Daun Jendela dari Kayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.