Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Kayu

Dalam sebuah pekerjaan konstruksi ada berbagai hal yang perlu dipertimbangkan dan dilaksanakan sesuai prosedur atau urutannya. Kali ini ILMUTEKNIK akan membahas mengenai Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Kayu.

Baca juga Metode Kerja Pemasangan Railling Tangga

A. REFERENSI

  1. Gambar kerja pintu dan jendela kayu yang sudah disetujui oleh MK / konsultan.
  2. Spesifikasi bahan pintu dan jendela kayu
  3. Sample material dan mock up Pemasangan Pintu dan Jendela Kayu

B. ALAT DAN BAHAN

  1. Meteran
  2. Mesin Bor
  3. Waterpass dan lot
  4. Siku
  5. Obeng (+/-)
  6. Sealent Gun
  7. Gergaji
  8. Alat serut

C. LANGKAH KERJA

  1. Proses pengajuan dan persetujuan gambar kerja serta material ke owner
  2. Periksaan kesesuaian spesifikasi material yang dikirim ke site, meliputi:
    • Jenis kayu dan bentuk profil kayu ( sesuai dengan shop drawing/gambar yang telah disetujui).
    • Ukuran kusen dan ketebalan daun pintu / jendela untuk disesuaiakan dengan pemesanan hardware yang akan dipasang.
    • Jenis kaca yang digunakan (bila ada).
    • Kondisi kadar air kayu (bersertifikat jika perlu)
    • Mutu fabrikasi
    • Tidak cacat atau retak.
    • Sistem proteksi pintu dan jendela kayu saat proses pengiriman, baik cara pengangkutan, penempatan, dan penyusunan material di lapangan.
  3. Pemeriksaan kesiapan lahan / area, meliputi:
    • Ukuran dan posisi opening pintu maupun jendela
    • Kelurusan dan kesikuan opening pintu dan jendela.
    • Marking level finishing dan posisi opening untuk patokan kerja.
    • Ketebalan dinding, kelurusan dinding dan posisi terhadap dinding.
  4. Pekerjaan pemasangan pintu dan jendela kayu
    • Pengecekan kelurusan kusen serta daun pintu / jendela dengan menggunakan waterpass dan lot.
    • Pengecekan ke-siku-an rangka kusen dan pintu / jendela.
    • Penyetelan kusen kayu.
    • Fixing kusen ke opening pintu / jendela antar lain:
      1. Bracket + las ke kolom / balok praktis
      2. Sekrup + fisher ke dinding.
  5. Penyetelan daun pintu dan daun jendel dengan kaca.
  6. Pemasangan aksesoris / hardware (engsel / floor hinge, grendel, kunci, handle, dll).
  7. Pemasangan kaca jendela atau pintu kayu.
  8. Penyesuaian pertemuan dinding dengan kusen menggunakan metode yang telah disetujui atau:
    • Dengan sealent
    • Dengan architrave
    • Dengan tali air
  9. Pembersihan dari sisa adukan yang melekat atau kotoran-koteran lainnya.
  10. Jika pekerjaan finishing harus dilakukan di lapangan maka dipastikan kondisi ruangan harus bersih.

Baca juga Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium

D. PENGAMANAN MATERIAL TERPASANG

  1. Proteksi dengan bahan tripleks atau sejenisnya pada lokasi yang sering dilalui material lain. Opening/kusen yang belum dipasang kaca atau pintu juga harus diproteksi agar tidak rusak/cacat saat terkena benturan.
  2. Pada kaca diberi tanda berupa tanda silang dengan bahan isolasi atau sejenisnya.
  3. Handle pintu dan jendela alumunium ditutup plastik. Tidak diperkenankan menggunakan bahan lakban atau sejenisnya yang ditempel langsung pada aksesorisnya. Hal ini merupakan salah satu isi Metode Kerja Pemasangan Pintu

E. PEMERIKSAAN/PENGETESAN

  1. Persiapan
  2. Pemasangan
  3. Pembersihan

F. REKAMAN / DOKUMENTASI

  1. Pemeriksaan metode Kerja Pekerjaan Pintu dan Jendela Kayu

G. LAMPIRAN

  1. Form pemeriksaan pekerjaan pemasangan pintu dan jendela kayu.

Semoga artikel tentang Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Kayu ini bermanfaat dan jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

One thought on “Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Kayu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.