Lompat ke konten

Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium

ilmuteknik.id - Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium

A. REFERENSI DALAM Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium

  1. Gambar kerja pintu dan jendela alumunium
  2. Spesifikasi material profil alumunium, kaca, sealent
  3. Spesifikasi Iron mongery / Toko Besi
  4. Mock up pintu dan jendela alumunium

B. ALAT DAN BAHAN

  1. Meteran
  2. Mesin Bor
  3. Waterpass dan lot
  4. Siku
  5. Obeng (+/-)
  6. Pisau Cutter
  7. Sealent Gun
  8. Gergaji

Baca juga Bagaimana Tahapan Perencanaan Air Bersih ?

C. LANGKAH KERJA Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium

  1. Proses persetujuan gambar kerja dan material ke Owner
  2. Periksa kesesuaian spesifikasi material yang dikirim ke site meliputi:
    • Jenis profil alumunium antara lain
      1. Shop front
      2. Mullion/back mullion
      3. Transom
    • Ukuran profil alumunium
    • Warna anodizing atau powder coating dan ketebalannya.
    • Ketebalan profil alumunium dan kaca
    • Jenis kaca antara lain:
      1. Float glass
      2. Tenpered glass
      3. Laminated glass
      4. dan sebagainya
    • Tipe atau warna kaca
      1. Clear glass
      2. Tinted glass (color)
      3. Frosted glass
    • Mutu produksi / sertifikat dari pabik
    • Tidak cacat dan rusak
    • Sistem proteksi material pada saat dikirim, cara pengangkutan, penempatan dan penyusunan material di lapangan.
    • Jenis dan warna karet dan sealent yang akan digunakan.
  3. Periksa kesiapan lahan sebelum Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium meliputi:
    • Ukuran dan posisi opening pintu dan jendela
    • Kelurusan dan kesikuan opening pintu dan jendela
    • Marking posisi opening dan as dinding untuk patokan kerja
    • Sistem rangka penggantung / fixing (khusus untuk “suspended glass” atau pemasangan jendela setinggi plafond).
  4. Pekerjaan pemasangan
    • Pengecekan kelurusan kusen dan waterpass/lot
    • Pengecekan ke sikuan rangka kusen dan pintu/jendela
  5. Penyetelan kusen alumunium dengan kelos kayu.
  6. Fixing kusen ke opening pintu/jendela antara lain
    • bracket + las ke kolom/balok praktis
    • Sekrup + fiser ke dinding.
    • Pemasangan kelos kayu untuk dudukan engsel pintu, jika pintu dari kayu.
  7. Penyetelan daun pintu dan daun jendela kaca.
  8. Pemasangan accessories/hardware pintu dan jendela alumunium (engsel/floor hinge, gerendel, kunci, handle dan lain.
  9. Pemasangan kaca jendela
  10. Pembersihan dari sisa adukan dan selaent yang melekat atau kotoran-kotoran lainnya.

Baca juga Berapakah Ukuran Standar Pintu Dan Jendela Rumah Tinggal?

D. PENGAMANAN MATERIAL TERPASANG

  1. Proteksi dengan bahan tripleks atau sejenisnya pada lokasi yang sering dilalui material lain. Opening/kusen yang belum dipasang kaca atau pintu juga harus diproteksi agar tidak rusak/cacat saat terkena benturan.
  2. Pada kaca diberi tanda berupa tanda silang dengan bahan isolasi atau sejenisnya.
  3. Handle pintu dan jendela alumunium ditutup plastik. Tidak diperkenankan menggunakan bahan lakban atau sejenisnya yang ditempel langsung pada aksesorisnya. Hal ini harus dilakukan karena termasuk dalam metode kerja pekerjaan pintu dan jendela.

E. PEMERIKSAAN/PENGETESAN

  1. Persiapan
  2. Pemasangan
  3. Pembersihan

F. REKAMAN / DOKUMENTASI

  1. Pemeriksaan metode Kerja Pekerjaan Pintu dan Jendela Alumunium

G. LAMPIRAN

  1. Form pemeriksaan pekerjaan pemasangan pintu dan jendela alumunium.

Semoga artikel tentang Metode Kerja Pemasangan Pintu dan Jendela Alumunium ini bermanfaat dan jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

We would like to show you notifications for the latest news and updates.
Dismiss
Allow Notifications