Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan

ilmuteknik.id - Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan
Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan

Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan

Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan menurut ilmuteknik.id adalah konsep bangunan dengan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan, mampu mengelola pemaikan sumber energi dengan efisien, terdapat lahan hijau pada bangunan, bahan yang digunakan mengacu pada bahan-bahan ramah lingkungan ,serta memperhatikan kesehatan dan kenyamanan penghuninya.

Baca juga Regulasi Tentang Bangunan Ramah Lingkungan di Indonesia

Sedangkan green construction atau yang biasa juga disebut bangunan ramah lingkungan menurut Glavinich (2008) adalah suatu perencanaan dan pelaksanaan proses konstruksi yang didasarkan pada dokumen kontrak untuk meminimalkan dampak negatif proses konstruksi terhadap lingkungan agar terjadi keseimbangan antara kemampuan lingkungan dan kebutuhan hidup manusia untuk generasi sekarang dan mendatang.

Seperti yang kita ketahui kerusakan alam sudah banyak terjadi belakang ini sehingga menimbulkan terjadinya bencana alam. Banyak masyarakat yang menyuarakan pendapatnya tentang perbaikan dengan konsep ramah lingkungan dengan tujuan menyeimbangkan kembali lingkungan. Salah satu program tersebut ialah konsep green building pada dunia konstruksi digunakan pada pembangunan gedung, rumah, apartemen, perkantoran, dan gedung-gedung lainnya. Bila kita memahami konsep green building ini maka dalam dunia konstruksi konsep ini berkaitan dengan Bangunan Ramah Lingkungan.

5 Istilah dalam Bangunan Ramah Lingkungan

Penerapan Bangunan Ramah Lingkungan

Penerapan green building dalam bangunan ramah lingkungan ini dimulai sejak tahap perencanaan bangunan, tahap pembangunan, tahap pengoperasian hingga dalam pemeliharaan dan perawatan bangunan. Dalam penerapan bangunan ramah lingkungan ini aspek-aspek yang perlu diperhatikan antara lain melindungi, menghemat, mengurangi penggunaan sumber daya alam, dan menjaga kualitas udara di dalam ruangan. Bangunan ramah lingkungan juga sangat memperhatikan aspek kesehatan bagi para penghuninya.

Terdapat empat aspek penting dalam melakukan efisiensi bangunan ramah lingkungan. Ke-empat aspek itu antara lain :

  1. Efisiensi Energi, contohnya bangunan yang memakai kayu cenderung menghasilkan energi pembuangan lebih rendah ketimbang bahan dari batu, beton, atau baja.
  2. Efisiensi Air, Manusia tak bisa hidup tanpa air itu adalah kebenaran, sementara pasokan air bersih masih jadi polemik tersendiri. Untuk itu konsep green building juga memerhatikan efisiensi penggunaan air.
  3. Efisiensi Material, untuk menerapkan konsep green building sebaiknya memakai material yang sesuai kebutuhan, tidak lebih dan tidak juga kurang. Patut diingat, semakin banyak material yang dipakai, maka akan semakin memberatkan dana pembangunan, dampak pada lingkungan, pengeluaran energi dalam konstruksi, dan sebagainya.
  4. Efisiensi Desain Struktur, tujuan konsep green building di tahap ini ialah meminimalkan dampak pembangunan, mulai dari pelaksanaan hingga penggunaan. Bila tahap ini tidak efisien, maka akan memberikan efek buruk pada lingkungan. Misalnya pemakaian bahan bangunan yang sangat banyak atau pemborosan.

Baca juga Mewujudkan Bangunan Ramah Lingkungan

Tujuan Green Building

Tujuan utama dari penerapan green building adalah untuk meminimalisir dampak yang akan disebabkan pada bangunan tersebut baik itu selama pembangunan maupun selama penggunaan. Adapun tujuan lainnya yaitu;

  • Penghematan, penghematan yang dimaksud disini adalah hemat biaya pembangunan, hemat listrik, hemat air, dan hemat energi. Dampaknya tentu pada keuangan dan pengeluaran bulanan yang lebih mudah dan ringan ;
  • Peningkatan produktivitas dan kualitas hidup, bangunan ramah lingkungan ternyata bisa
    meminimimalisir stress, peningkatan gaya hidup, kehidupan yang lebih sehat, dan lingkungan sosial yang baik ;
  • Penghuni lebih sehat, bangunan ramah lingkungan benar-benar menghindarkan banyak masalah kesehatan. Mulai dari ventilasi udara, material bangunan bebas racun, pencahayaan, dan sebagainya ;
  • Nilai jual tinggi, nilai tersebut bisa dilihat dari utilitas dan biaya pemeliharaan yang lebih rendah.

Semakin majunya teknologi, mempelajari bangunan ramah lingkungan bisa kita akses melalui internet dengan lebih mudah. Mempelajari bangunan ramah lingkungan di zaman yang semakin modern ini sangat penting. Dimasa globalisasi ini kerusakan alam semakin banyak terjadi sehingga seringnya terjadi bencana alam.

3 Contoh Green Building Rating System

Manfaat dari mempelajari pengetahuan tentang bangunan ramah lingkungan ini khususnya bagi mahasiswa teknik sipil adalah dapat menambah wawasan tentang bangunan dengan pemakaian produk konstruksi yang ramah lingkungan serta pengehamatan energi. Dengan adanya konsep bangunan ramah lingkungan ini dalam dunia konstruksi juga bisa ikut mendukung gerakan ramah lingkungan demi menyeimbangkan kembali lingkungan.

Semoga artikel tentang Pengertian Bangunan Ramah Lingkungan ini bermanfaat dan jangan lupa ikuti INSTAGRAM dan FACEBOOK kami dan dapatkan informasi seputar dunia teknik setiap harinya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.